Kelapa (bagian 1): Pohon Kelapa

Kali ini qta diskusiin sebuah pohon yang nggak kalah super manfaat buat manusia dari akar hingga ujungnya. Artikel ini diolah dari berbagai sumber.

Kelapa (Cocos nucifera) merupakan satu jenis tumbuhan dari suku aren-arenan atau Arecaceae dan adalah anggota tunggal dalam marga Cocos. Tumbuhan ini dimanfaatkan hampir semua bagiannya oleh manusia sehingga dianggap sebagai tumbuhan serba guna, khususnya bagi masyarakat pesisir atau yang tinggal di walayah tropis. Kelapa juga adalah sebutan untuk buah yang dihasilkan tumbuhan ini. Hampir semua bagiannya dapat kita manfaatkan. Kelapa adalah satu jenis tumbuhan dari keluarga Arecaceae. Ia adalah satu-satunya spesies dalam genus Cocos.

Karakter pohon kelapa

Pohon dengan batang tunggal atau kadang-kadang bercabang. Akar serabut, tebal dan berkayu, berkerumun membentuk bonggol, adaptif pada lahan berpasir pantai. Batang beruas-ruas namun bila sudah tua tidak terlalu tampak, khas tipe monokotil dengan pembuluh menyebar (tidak konsentrik), berkayu. Kayunya kurang baik digunakan untuk bangunan. Daun tersusun secara majemuk, menyirip sejajar tunggal, pelepah pada ibu tangkai daun pendek, duduk pada batang, warna daun hijau kekuningan. Bunga tersusun majemuk pada rangkaian yang dilindungi oleh bractea; terdapat bunga jantan dan betina, berumah satu, bunga betina terletak di pangkal karangan, sedangkan bunga jantan di bagian yang jauh dari pangkal.

Buah besar, diameter 10 cm sampai 20 cm atau bahkan lebih, berwarna kuning, hijau, atau coklat; buah tersusun dari mesokarp berupa serat yang berlignin, disebut sabut, melindungi bagian endokarp yang keras (disebut batok) dan kedap air; endokarp melindungi biji yang hanya dilindungi oleh membran yang melekat pada sisi dalam endokarp. Endospermium berupa cairan yang mengandung banyak enzim, dan fasa padatannya mengendap pada dinding endokarp ketika buah menua; embrio kecil dan baru membesar ketika buah siap untuk berkecambah (disebut kentos). Kelapa secara alami tumbuh di pantai dan pohonnya mencapai ketinggian 30 m. Ia berasal dari pesisir Samudera Hindia, namun kini telah tersebar di seluruh daerah tropika. Tumbuhan ini dapat tumbuh hingga ketinggian 1000 m dari permukaan laut, namun akan mengalami pelambatan pertumbuhan.

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan: Plantae

(tidak termasuk) Monocots

(tidak termasuk) Commelinids

Ordo: Arecales

Famili: Arecaceae

Upafamili: Arecoideae

Bangsa: Cocoeae

Genus: Cocos

Spesies: C. nucifera

Nama binomial: Cocos nucifera

Untuk adik2 yang masih sekolah n melalui masa pelajaran biologi pastinya masih sangat inget dengan klasifikasi ilmiah makhluk hidup tertentu. Dulu pelajaran seperti ini juga jadi salah satu mapel favorit ane. Flora, fauna, biota, ekosistem, anatomi tumbuhan dan hewan, ahh menarik banget, Sayangnya ane nggak jadi masuk kedokteran ataupun biologi, namun ya nggak menutup kemungkinan buat ngomongin soal beginian, kan? Semangat tholabul’ilmi..!

)I(  By Pena Muda Bangsa  )I(

About these ads

Satu Tanggapan

  1. Blog yang bagus, sangat bermafaat dan fokus…

    Salam kenal :)
    mampir di http://produkkelapa,wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: